Seyegan, 3 Juni 2026 – Dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran serta memastikan keselarasan kompetensi peserta didik dengan kebutuhan dunia kerja, SMK 17 Seyegan menyelenggarakan kegiatan Sinkronisasi Kurikulum Tahun Pelajaran 2026/2027 pada hari Rabu, 3 Juni 2026. Kegiatan ini berlangsung di ruang Kepala SMK 17 Seyegan dan dihadiri oleh perwakilan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) yang menjadi mitra sekolah dalam pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan (PKL) bagi siswa-siswi kelas XI.
Kegiatan sinkronisasi kurikulum ini bertujuan untuk menyelaraskan materi pembelajaran, kompetensi keahlian, serta kebutuhan industri sehingga lulusan SMK 17 Seyegan memiliki keterampilan yang relevan dan siap bersaing di dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Adapun mitra DUDI yang hadir dalam kegiatan tersebut antara lain:
- Ahmad Sukron, S.Kom., M.Kom dari Universitas Bina Sarana Informatika
- Agus Susanto selaku pimpinan Creativemu
- M. Edy Antoro, S.E dari Toserba Mulia Godean
- Sur Yanti, S.E., M.Sc dari Universitas Teknologi Digital Indonesia
Dalam diskusi yang berlangsung secara interaktif, para perwakilan DUDI memberikan berbagai masukan terkait perkembangan dunia kerja, kebutuhan kompetensi industri saat ini, serta keterampilan yang perlu dimiliki siswa selama menjalani PKL maupun setelah lulus dari SMK.
Kepala SMK 17 Seyegan, Ari Cahyono, menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan kontribusi para mitra industri dalam kegiatan sinkronisasi kurikulum ini.
“Kami sangat berterima kasih kepada seluruh mitra DUDI yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan memberikan masukan yang sangat berharga. Sinkronisasi kurikulum merupakan langkah penting agar proses pembelajaran di SMK 17 Seyegan selalu relevan dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri. Melalui kerja sama yang erat ini, kami berharap peserta didik memperoleh pengalaman belajar yang sesuai dengan perkembangan teknologi dan tuntutan dunia kerja saat ini,” ujar beliau.
Sementara itu, Sur Yanti menyampaikan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara sekolah dan dunia industri dalam mempersiapkan generasi muda yang kompeten.
“Kurikulum yang selaras dengan kebutuhan industri akan memberikan bekal yang lebih kuat bagi siswa. Selain penguasaan kompetensi teknis, siswa juga perlu dibekali kemampuan berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, dan adaptasi terhadap perkembangan teknologi digital. Kami mengapresiasi komitmen SMK 17 Seyegan dalam membangun sinergi bersama berbagai mitra untuk menciptakan lulusan yang siap menghadapi tantangan masa depan,” ungkapnya.
Melalui kegiatan sinkronisasi kurikulum ini, SMK 17 Seyegan berharap dapat terus meningkatkan kualitas pendidikan vokasi yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan dunia kerja. Hasil dari sinkronisasi ini akan menjadi dasar penyempurnaan kurikulum serta pelaksanaan program PKL siswa kelas XI pada Tahun Pelajaran 2026/2027 sehingga semakin mendukung terwujudnya lulusan yang unggul, profesional, dan berdaya saing tinggi.
Humas SMK 17 Seyegan
Tag : #smk17seyegan #seyegan #smk #sleman #diy #dikdasmendiy #smkbisa