SMK 17 Seyegan Gandeng Sentra Terpadu Kemensos Edukasi Siswa tentang Bahaya NAPZA

SEYEGAN – Dalam upaya proaktif membentengi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan Narkotika, Alkohol, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya (NAPZA), SMK 17 Seyegan menyelenggarakan kegiatan "Penyuluhan & Edukasi Bahaya NAPZA bagi Kelompok Remaja." Acara penting ini digelar di Aula SMK 17 Seyegan, Yogyakarta, pada Selasa, 11 Juni 2025.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.45 WIB hingga sekitar pukul 12.00 WIB ini diikuti dengan penuh antusias oleh siswa-siswi kelas X dan XI SMK 17 Seyegan. Acara diawali dengan registrasi peserta, dilanjutkan dengan pembukaan oleh MC dan Ketua Panitia, serta menyanyikan lagu Indonesia Raya yang menambah suasana khidmat.

Kepala SMK 17 Seyegan, Bapak Ari Cahyono, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan acara ini. "Kami sangat berterima kasih kepada pihak Sentra Terpadu Prof. Dr. Soeharso di Surakarta, di bawah naungan Kementerian Sosial, yang telah bersedia hadir dan memberikan pencerahan kepada anak-anak didik kami," ujar Bapak Ari Cahyono. "Pendidikan preventif seperti ini sangat krusial untuk membekali siswa dengan pengetahuan dan kesadaran akan bahaya NAPZA, sehingga mereka mampu membuat pilihan yang cerdas dan bertanggung jawab demi masa depan mereka."

Turut memberikan sambutan adalah perwakilan dari Kepala Sentra Terpadu Prof. Dr. Soeharso di Surakarta, yang pada kesempatan ini disampaikan oleh Bapak dr. Nova Dwiyanto Suli (atau yang mewakili, sesuai mandat). Dalam sambutannya, ditekankan pentingnya sinergi antara lembaga pendidikan dan instansi terkait dalam upaya pencegahan penyalahgunaan NAPZA di kalangan remaja.

Sesi inti penyuluhan dengan tema "Penyuluhan Pencegahan Bahaya NAPZA" disampaikan secara lugas dan interaktif oleh Penyuluh Sosial, Bapak Dodi Efditianur. Beliau memaparkan berbagai jenis NAPZA, dampak buruknya bagi kesehatan fisik, mental, sosial, dan aspek hukum yang menyertainya. Sesi ini dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab yang aktif, di mana para siswa mendapatkan kesempatan untuk bertanya langsung kepada narasumber.

Salah satu siswa kelas XI jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), Adriano, mengungkapkan kesannya setelah mengikuti kegiatan tersebut. "Penyuluhan ini sangat membuka mata saya. Sebelumnya, saya hanya tahu NAPZA itu berbahaya secara umum, tapi setelah penjelasan dari Pak Dodi, saya jadi lebih mengerti detail jenis-jenisnya, efek jangka panjang yang mengerikan, dan bagaimana cara menolak jika ada tawaran. Ini sangat bermanfaat bagi kami para remaja," tutur Adriano.

Rangkaian acara kemudian ditutup dengan menyanyikan lagu "Bagimu Negeri" dan sesi foto bersama, menandai komitmen bersama untuk memerangi penyalahgunaan NAPZA. Melalui kegiatan edukatif ini, SMK 17 Seyegan berharap dapat menciptakan lingkungan belajar yang aman, sehat, serta menghasilkan generasi penerus bangsa yang bebas dari NAPZA.

Tag : kemensos  napza  narkoba smk17seyegan 

Popular Artikel
Penerimaan Rapor Semester Genap 2024-2025 di SMK 17 Seyegan Berlangsung Khidmat dan Berkesan
Seyegan, 20 Juni 2025 – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 17 Seyegan melaksanakan penerimaan rap..
PELUANG KERJA LULUSAN TKJ
Apa Itu Jurusan TKJ? Jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) adalah salah satu kompetensi keah..
Penempatan PKL Siswa SMK 17 Seyegan di Creativemu
Seyegan, 20 Juni 2025 — Tiga siswa kelas XI BDP dari SMK 17 Seyegan, yaitu Al Fathir Dharmawan..