Seyegan, 10 Oktober 2025, SMK 17 Seyegan melaksanakan kegiatan Sosialisasi Program Sekolah dan Sosialisasi Pendidikan Berbasis Budaya kepada seluruh wali peserta didik kelas X dan XI. Kegiatan ini digelar pada hari Jumat, 10 Oktober 2025, bertempat di Aula SMK 17 Seyegan, dimulai pukul 09.00 WIB hingga 11.30 WIB.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Sekolah, Bapak Ari Cahyono, S.Pd., dan diawali dengan doa sesuai kepercayaan masing-masing. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada wali siswa terkait program sekolah pada Tahun Pelajaran 2025/2026 serta penguatan karakter melalui pendidikan berbasis budaya lokal.
Pemaparan Program Sekolah Tahun Pelajaran 2025/2026
Dalam sesi pemaparan, Kepala Sekolah menyampaikan sejumlah program penting yang akan dilaksanakan di SMK 17 Seyegan, antara lain:
- PPDB dan MPLS
- Kegiatan OSIS dalam pembinaan karakter dan kedisiplinan siswa
- Persiapan Akreditasi Sekolah sebagai upaya menjamin mutu lembaga
- Tim Simpatik, yaitu guru piket dan pengurus OSIS yang menyambut siswa setiap pagi di gerbang sekolah untuk menumbuhkan sikap sopan santun, ramah, dan disiplin
- Penilaian pendidikan, meliputi penilaian harian, PTS, PAS, AKM, ujian sekolah, dan UKK untuk kelas XII
- Proses pembelajaran dan pembiasaan karakter, meliputi:
- Tadarus dan salat berjamaah
- Kegiatan Jumat Bersih, Sehat, TBQ, Religi, dan Jumat Berkah
- Pembelajaran di luar sekolah
- Program PKL dan Kunjungan Industri
Pendidikan Berbasis Budaya
Sekolah menegaskan komitmen dalam penerapan pendidikan berbasis budaya untuk memperkuat karakter, moral, dan jati diri peserta didik. Program ini akan dilaksanakan melalui:
- Integrasi nilai budaya lokal dalam kurikulum
- Kegiatan ekstrakurikuler bernuansa budaya
- Pembiasaan sopan santun di lingkungan sekolah
Tanggapan dan Usulan dari Wali Murid
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan penyampaian saran dari wali siswa. Beberapa masukan yang disampaikan di antaranya:
Ibu Helmilia, wali dari Nabilla Azhara (X AKL), menyarankan adanya kunjungan ke museum atau tempat bersejarah agar siswa lebih mengenal budaya daerah.
Bapak Sambu, wali dari Fernando Wahyu Pratama (XI TKJ), mengusulkan lomba budaya, seperti tari tradisional, puisi daerah, dan permainan rakyat.
Ibu Deswita Kartikasari, wali dari Louin Amandhit (XI TKJ), berharap kegiatan budaya melibatkan peran orang tua agar terbangun sinergi antara sekolah dan keluarga.
Pihak Komite Sekolah juga menyatakan kesediaan mendukung pembiayaan kegiatan budaya melalui partisipasi sukarela orang tua.
Rencana Kegiatan Budaya Sekolah
Dari hasil musyawarah bersama, SMK 17 Seyegan menetapkan beberapa program lanjutan:
- Pembentukan Panitia Kegiatan Budaya Sekolah yang melibatkan guru dan wali siswa
- Pelaksanaan Pekan Budaya Sekolah pada bulan Januari 2026
- Pelaksanaan Lomba Karya Siswa dengan tema “Cinta Budaya Bangsa”
Penutup
Kegiatan ditutup pada pukul 11.30 WIB dengan penegasan dari Kepala Sekolah bahwa keberhasilan pendidikan berbasis budaya membutuhkan kerja sama antara sekolah, siswa, dan orang tua. Acara kemudian ditutup dengan doa bersama.
Dengan sosialisasi ini, SMK 17 Seyegan berharap seluruh warga sekolah dapat berjalan bersama mewujudkan pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik dan keterampilan, tetapi juga berkarakter, berbudaya, dan berjati diri bangsa.
Tag : #sosialisasi #program #sekolah #smk17 #seyegan #budaya